Jangan Takut Miskin, Jangan Berputus Asa, Rezeki Itu Selalu Datang Tak Disangka

(Foto: gramedia.com)

"Kemiskinan susah diberantas karena pelakunya senang menjadi miskin." (Andrea Hirata, Penulis)

Jangan marah dengan apa yang dikatakan Andrea Hirata. Tetapi jika Anda tersinggung, ya silakan. Itu jauh lebih baik.

Artinya, Anda ingin berubah. Terlebih bila saat ini dirundung kemiskinan. Khususnya materi. Silahkan bekerja. Tetapi, bekerja cerdas. Bukan otot.

Bagaimana halnya jika dikatakan, senang menjadi miskin. Secara naluri pastinya tidak. Tetapi, jangan takut miskin.

Selama Anda masih bisa bekerja cerdas kemiskinan itu akan pergi meninggalkan Anda sejauh-jauhnya. Bahkan akan malu untuk kembali mendekat. Tetapi, itu ada syaratnya.

BACA JUGA
cheng-long-bukan-lawan-yang-tangguh

Syaratnya sederhana, bisakanlah berbagi kepada orang-orang disekitarmu. Jangan ke orang yang kaya, namun bagi orang miskin juga fakir.

Kenapa? Karena sebenarnya rezeki yang halal itu selalu datang secara tak disangka-sangka. Rezeki itu dari tuhan.

Kunci menjadi kaya adalah sedekah. Buatlah orang bahagia yang ada di sekitarmu. Kelak, secara tak disangka Tuhan akan membalasnya.

Sisa niatmu saja yang harus kau perbaiki. Sebab, segala sesuatunya itu tergantung niatnya. Yakinlah!

Jangan Berputus Asa

Jika kita miskin, jagalah selalu semangatmu. Kemiskinan itu tak kekal. Yang kekal itu hanya keabadian. Hanya Tuhan yang kekal.

Jika kita miskin, tetaplah berusaha. Bekerja dengan sebaik mungkin. Tetapi, jangan harap kaya raya kalau kita hanya seorang karyawan. Itu imposibble.

Orang bisa kaya jika kerja proyek, berdagang, dan kawin dengan orang kaya. Kalau hanya jadi karyawan, mustahil. Kecuali kita menang lotre.

(Samuel Robson Walton/Foto: Internet) 

"Kami semua bekerja bersama, itulah rahasianya." (Samuel Robson Walton)

Orang tak bisa hidup sendiri. Biasakanlah berinteraksi dengan orang lain. Tetapi jangan pernah meminta. Kecuali kamu memang ditawari. (*) 

No comments

Powered by Blogger.