Angin Kencang Rusak Sekolah, Total 715 Rumah Rusak di Sidrap

(FOTO: Bugispos.com)

Angin kencang masih sesekali terjadi di Ajatappareng. Sejauh ini data terbaru sudah ada 715 rumah rusak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, meminta warga selalu waspada. Pasalnya, ditakutkan ada angin kencang Susulan.

"Ada sarana pendidikan 2 unit serta satu unit gedung serbaguna (umum) yang rusak," kata kata Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, Siara Barang, Selasa, 7 Januari.

Meski rusak, Siara memastikan tak akan mempengaruhi proses belajar siswa karena yang rusak bisa segera diperbaiki. Juga rusaknya tak begitu parah.

"Terparah rumah. Karena ada 700 lebih unit yang rusak," bebernya.

Hingga Selasa, 7 Januari, total rumah warga yang rusak sudah mencapai 715 unit. Data ini terus terus diupdate. Saluran bantuan pun perlahan diberikan.

Siara membeberkan, 715 rumah warga yang rusak itu diantaranya 81 unit rusak berat, 105 unit rusak sedang, dan sisanya 529 unit rusak ringan

"Korban diantaranya banyak di wilayah Kecamatan Watang Pulu, Panca Rijang, Maritengngae," bebernya.

Operator Pusdalops BPBD Sidrap, Rahma, merinci korban terbanyak ada di Kecamatan Watang Sidenreng di Kelurahan Sidenreng. Ada 44 rumah rusak.

Kerusakan juga ada di Kecamatan Panca Lautang. Ada di Kelurahan Tellu LumpoE, Wattang Sidenreng, Dua PituE , Pitu Riawa dan Kulo serta Pitu Riase

"Warga tetap diminta selalu waspada terhadap angin kencang dan petir," bebernya. 

No comments

Powered by Blogger.